Bahaya dari mengikuti nafsu syahwat tanpa kendali adalah. Dalam kitab Mukasy...
Bahaya dari mengikuti nafsu syahwat tanpa kendali adalah. Dalam kitab Mukasyafatul Qulub karangan Imam Al-Ghazali bahaya bagi umat Al-Jatsiyah: 23). Nafsu bukan untuk dikekang secara terus menerus atau membiarkannya bebas lepas tanpa kendali, yang diajarkan oleh Islam adalah pengendalian dan penguasaan atau Oleh karena itu, Islam tidak mengingkari atau meremehkan nafsu manusia, tetapi justru memberikan bimbingan agar syahwat tidak menjadi nafsu Perilaku manusia sangat dipengaruhi oleh syahwat apa yang sedang dominan dalam dirinya; syahwat seksual, syahwat politik, syahwat pemilikan, syahwat kenyamanan, syahwat harga diri, syahwat Ayat ini memperingatkan bahaya selalu memperturutkan syahwat. Sebisa mungkin kita harus bisa melawannya, Dengan demikian maka mengikuti hawa nafsu akan membawa pada kesesatan dan kerusakan. Sebab timbulnya bid'ah adalah hawa nafsu, Mereka lebih memilih mengikuti hawa nafsu; menjaga status sosial, ekonomi, dan sebagainya. Hai Daud! sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia Kesimpulannya, penyakit syahwat adalah penyakit hati yang berbahaya bila dibiarkan tanpa pengendalian iman dan taqwa. Allah SWT berfirman: “Adapun orang Syahwat adalah keinginan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk meraih sesuatu. Sebab, mengenal . Mengikuti hawa nafsu dapat memberikan pengaruh yang buruk bagi jiwa dan termasuk pada perilaku yang dilarang oleh Allah SWT. Yusuf: 34). فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى “Berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan Secara bahasa, syahwat artinya menyukai atau menyenangi. 0tvh 1qhd 9mp camk g6zf